MOTOR DIAJAK TEROBOS BANJIR ? SIAP-SIAP KANTONG KERING

Akhir-akhir ini hujan terus mengguyur wilayah Jakarta, Tangerang dan sekitarnya yang mengakibatkan BANJIR di sejumlah ruas jalan dan kebanyakan pengguna sepeda motor nekat menerobos genangan air atau banjir. Padahal menerobos banjir itu sangat tidak disarankan karena dapat mengakibatkan motor mogok dan yang paling parah motor mati mendadak.

Photo : VIVAnews

Salah satu jenis motor yang rentan terhadap banjir adalah berjenis injeksi. Meski motor jenis injeksi saat ini menjadi idola di masyarakat, namun tetap wajib waspada karena motor injeksi juga memiliki kelemahan, utamanya saat hujan datang seperti sekarang ini.

Apabila air masuk kedalam mesin, maka bisa membuat motor mogok, yang paling parah akan terkena penyakit water hammer. Water hammer terjadi karena adanya air yang masuk ke ruang bakar mesin saat motor melintasi banjir dalam kondisi menyala.

Air masuk melalui filter udara sehingga menyebabkan ledakan dalam ruang bakar mesin yang mengakibatkan gangguan proses kerja mesin karena tidak bisa mengkompresi udara.

Bila sudah demikian biasanya harus Service Turun Mesin dan biayanya pun cukup membuat kantong kering, kisaran 1 jutaan tergantung kondisi parahnya.
Maka TIPS yang paling baik jika menghadapi banjir adalah :

  1. Putar arah jangan terobos banjir, lebih baik sedikit lama daripada rugi hingga jutaan.
  2. Turun dari motor, matikan mesin, tuntun/dorong melewati banjir.
  3. Jika menerobos, usahakan ketinggian air setengah dari Box CVT anda.

Jika motor mogok atau mati tiba-tiba jangan lupa segera membawanya ke Bengkel Resmi Yamaha terdekat ya brosis.. Semoga bermanfaat…